Konstruksi

Penampungan Air Hujan Begitu Penting: Sebagai Upaya Penyediaan Air Bersih

Penampungan Air Hujan yang Menghasilkan Manfaat Untuk Manusia

Membrane waterproofing memang penting untuk menjaga atap dari kebocoran maupun lembab. Penyebabnya, berupa cuaca ekstrim, dengan turunnya air hujan yang sangat banyak. Banyaknya air hujan, begitu disayangkan jika hanya sekedar turun ke bawah tanpa dimanfaatkan lebih lanjut. Di sini penampungan air hujan bisa dikaryakan. Supaya air hujan dapat digunakan untu kebutuhan sehari-hari.

Penampungan Air Hujan yang Menghasilkan Manfaat Untuk Manusia

Daerah perkotaan dan pedesaan di Indonesia, saat ini banyak mengalami kesulitan untuk pemenuhan air bersih. Hal ini tidak lain karena banyaknya bangunan gedung bertingkat, kantor, apartemen, hotel, mal, dan pemukiman yang menggunakan air tanah secara berlebihan. Alat seperti jet pump seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari pengambilan air tanah untuk kebutuhan. Jika hal seperti itu diteruskan, bukan hal yang aneh bangunan akan ambles pada masa mendatang. Dikarenakan ketidakseimbangan komponen tanah. Dengan hilangnya air dalam tanah terus-menerus.

Dari hal itulah, maka sebaiknya kita mulai mencontoh negara Arab Saudi yang menggunakan sistem desalinasi air laut yang asin untuk dijadikan air layak untuk kebutuhan hidup keseharian masyarakat. Untuk membuat sistem seperti itu sangatlah mahal. Sehingga cukup dengan pemanfaatan air hujan bisa digunakan untuk air bersih.

Penampungan air hujan tidak membutuhkan biaya pembuatan dan perawatan yang mahal. Tidak hanya pemerintah, pemilik usaha saja yang bisa membuatnya. Individu juga dapat menggunakan pada rumah miliknya. Pertanyaannya, apakah rumah atau bangunan dengan atap dengan membran bakar waterproofing bisa? Tentu sangat bisa diaplikasikan. Karena adanya talang pada atap, sebagai penyalur air hujan masuk ke penampungan. Sehingga tidak akan terpengaruh, apakah atap memakai membran atau tidak.

Bagian Penampungan Air Hujan yang Berperan Untuk Menjadi Air Bersih 

Penampungan air hujan mempunyai cara kerja yang simple. Air yang berasal dari langit turun ke genteng. Nah, dari genteng tersebut, air mengalir pada talang, lalu meluncur ke penampungan. Air yang ada dalam penampungan diolah melalui bagian partisi di dalamnya. Sampai pada akhirnya air hujan layak untuk kebutuhan setiap hari. Pasti Anda penasaran bukan? sebenarnya apa saja sih bagian penampungan air ini? Pertama adalah atap, sebaiknya dipilih untuk jenis genteng. Kalau seng akan berbahaya, jika terjadi korosi, bahan pada seng akan ikut larut ke dalam air hujan.

Bagian kedua yakni talang, pilih jenis PVC. Karena aman, tahan lama, dan tidak akan berkarat. Air hujan dijamin keamanannya.Bagian ketiga berupa bak untuk menampung air. Bagian ini tidak hanya sekedar tempat untuk menampung. Melainkan disusun dengan beberapa partisi. Partisi tersebut disusun sedemikian rupa. Yang difungsikan untuk menyaring air hujan. Penyaring itu sendiri tersusun menggunakan beberapa lapisan, supaya kebersihan dari air maksimal.

Pada bak untuk proses penjernihan tersebut dilengkapi dengan penutup rapat. Supaya tidak ada zat aneh yang mengkontaminasi air jernih hasil penyaringan. Dengan hasil air seperti itu, maka sudah jelas kegunaannya. Anda bisa memanfaatkan untuk mencuci, mandi, minum,memasak dan lain-lain. Sekarang air hujan tidak terbuang percuma. Beragam manfaat dirasakan. Bahkan dengan adanya metode ini, Anda dapat menghemat pemakaian air tanah. Bagi Anda yang hidup pada daerah sulit air bersih, cara ini adalah pilihannya.

Anda tidak perlu repot dan bingung membuat penampungan air hujan. Anda cukup menggunakan kontraktor handal untuk menyelesaikannya. Mereka akan menjamin penuh kualitas penampungannya. Bahan, proses, dan desain sesuai standart.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *