Material

Inilah 8 Jenis Plafon Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Plafon memiliki jenis yang bergam, keanekaragaman ini memberi kemudahan bagi seseorang untuk dapat menentukan jenis plafon yang terbaik. Plafon merupakan bagian dari atap suatu hunian yang sangat berperan penting dalam keserasian dan keseimbangan aspek interior.

Kebutuhan plafon dalam dunia pembangunan semakin meningkat, hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para penjual dan jasa pemasangan plafon. Salah satu jenis plafon yang sedang populer belakang ini yaitu jenis plafon akustik, jenis ini biasanya digunakan pada ruangan rapat, dan ruangan-ruangan yang harus kedap dengan suara. Harga jual plafon akustik dibanderol dari mulai ratusan hingga jutaan tergantung banyaknya kebutuhan. Selain plafon akustik kita juga mengenal jenis plafon gypsum, jenis ini biasanya marak digunakan pada rumah dan bangunan mewah di perkotaan. Banyaknya jenis plafon memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, maka kita harus memilih jenis plafon dengan tepat sesuai dengan kebutuhan yang akan kita gunakan.

8 Jenis Plafon Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

Berikut ini macam-macam jenis plafon lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Plafon Kayu

Jenis plafon ini merupakan plafon yang terbuat dari bahan kayu dengan proses pembuatannya yang dikeringkan, proses pengeringan ini dilakukan untuk mengurangi kadar air. Kualitas plafon ini tergolong sangat baik, pada saat pemasangan tidak akan mengalami penyusutan, serta bentuk dan teksturnya tidak akan berubah dalam jangka waktu yang lama. Jenis ini biasanya digunakan pada hunian-hunian dengan konsep yang natural.

Kelebihan:

  • Tidak akan mengalami penyusutan.
  • Tampilan yang Etnik.
  • Memiliki bobot yang ringan.

Kekurangan:

  • Pemasangan yang sulit.
  • Harga jual tinggi.

2. Plafon Gypsum

Pada hunian-hunian modern biasanya menggunakan jenis plafon gypsum pada atap nya. Tampilannya yang elegan dan simpel akan menciptakan nuansa rumah semakin modern dan nyaman. Selain itu banyaknya pemilihan plafon ini karena memiliki harga yang lebih terjangkau dibandingkan jenis plafon lain. Warna nya yang netral dan tekstur yang sederhana sangat cocok diaplikasikan pada konsep rumah minimalis dan klasik.

Kelebihan:

  • Desain sangat beragam
  • Pengasangan mudah dan cepat
  • Harga terjangkau

Kekurangan:

  • Tidak tahan terhadap air
  • Bahan kurang awet atau mudah rusak

3. Plafon Akustik

Pada hunian atau ruangan yang diharuskan kedap dengan suara, pemilihan jenis plafon ini sangat tepat. Biasanya diguanakan pada ruangan rapat, ruangan studio musik, ruangan lab, ruangan auditorium, atau  hunian-hunian yang ingin memiliki suasana yang tenang. Meskipun harga jual plafon akustik dibanderol dengan harga yang cukup mahal, namun plafon ini merupakan suatu inovasi dimana memiliki keunggulan yang berbeda dengan jenis plafon lain, begitupun dengan jasa pasang plafon akustik membutuhkan biaya yang tidak sedikit, sehingga membutuhkan persiapan biaya yang matang. Meskipun demikian, jenis plafon ini tetap ramai dicari banyak orang di pasaran.

Kelebihan:

  • Mampu meredam suara dengan efektif
  • Pemasangan mudah dan cepat
  • Bobotnya sangat ringan

Kekurangan:

  • Tidak tahan air
  • Sulit didapatkan
  • Harganya mahal

4. Plafon Metal

Jenis plafon ini terbuat dari bahan metal tipis yang dicetak dengan beragam motif pilihan. Plafon ini biasnya digunakan pada hunian-hunian diperkotaan, salah satu keunggulan nya yaitu memiliki ketahanan yang baik terhadap air. Selain itu keanekaragaman motif dan desain nya memberikan keindahan tersendiri bagi para penggunanya.

Kelebihan:

  • Motif sangat beragam
  • Anti air dan rayap
  • Awet dan tahan lama

Kekurangan:

  • Pemasangan sulit
  • Harganya mahal

5. Plafon PVC

Kualitas jenis plafon ini hampir mirip dengan jenis plafon metal, yaitu memiliki beragam pilihan motif dan desain. Biasanya banyak digunakan dengan pemilihan warna coklat yang mengkilap, sangat cocok diaplikasikan pada hunian bergaya etnik dan unik. Plafon ini merupakan jenis plafon yang sangat populer karena mampu bertahan pada cuaca yang ekstrim, serta ketahanan yang tinggi terhadap air dan api.

Kelebihan:

  • Ketahanan yang tinggi terhadap air dan api
  • Anti rayap
  • Bobot nya sangat ringan
  • Memiliki banyak pilihan motif dan warna

Kekurangan:

  • Harganya mahal
  • Tidak dapat diperbaiki bila terjadi kerusakan

6. Plafon Eternit

Plafon eternit atau biasa disebut asbes memiliki bentuk ukuran yang lebih kecil dibandingkan jenis plafon lain. Beberapa orang menggunakan plafon ini pada bangunan kontruksi umum seperti masjid, dan sekolah. Selain itu dapat digunakan juga sebagai plafon pada bangunan industri, hal ini karena jenis ini memiliki ketahan yang baik terhadap air dan api.

Kelebihan:

  • Anti air dan api
  • Harga terjangkau
  • Mudah ditemukan di pasaran
  • Pemasangan yang mudah dan cepat

Kekurangan:

  • Mudah rusak

7. Plafon Triplek

Triplek merupakan jenis plafon yang terbuat dari bahan dasar kayu yang tipis, diproses dan diolah sehingga terbentuk seperti potongan-potongan papan yang halus. Jenis ini sangat mudah ditemukan di pasaran, harganya yang relatif murah menjadi favorit banyak orang di berbagai kalangan. Biasanya digunakan pada hunian-hunian dengan konsep yang sederhana.

Kelebihan:

  • Mudah ditemukan
  • Harganya murah
  • Pemasangan sangat mudah

Kekurangan:

  • Warna mudah pudar
  • Kurang tahan terhadap air

8. Plafon GRC (Glassfiber Reinforced Cement)

Plafon ini memiliki tekstur dan karakter mirip plafon eternit, perbedaan nya yaitu terletak pada ukurannya. Ukuran dan bentuk plafon GRC biasanya lebih besar dibandingkan plafon eternit. Memiliki ketahanan yang baik terhadap air dan api, sehingga sangat banyak digunakan pada bangunan perkantoran dan gedung-gedung bertingkat lainnya.

Kelebihan:

  • Tahan terhadap air dan api
  • Motif dan desain terlihat elegan dan mewah

Kekurangan:

  • Harganya mahal
  • Proses pemasangan sulit
  • Bahan mudah rusak dan retak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *